Hak mu.. (Semangat selalu untuk meminoritaskan fisik)


Sahabatku, jalan yang indah menjadi keharusan.
Meski berbayar mahal.
Hingga sesak memenuhi setiap ruang gerakmu.

Jatuh hingga tak mampu bangkit, seperti dongeng yang fiksi.
Kekuatanmu jauh melewati batas jangkauan diagnosis guratan manusia.

Kau tak sendiri, meski hatimu sendiri karena berdua.
Kau tak sendiri, karena yang sendiri tak mampu kau genggam nyata.
Kau tak sendiri, karena kesejatianNYA masih hidup dalam denyut yang tak berkesudahan.

Ini hanya masalah fisik.
Obat hati mari kita dapatkan, kita perjuangkan.
Hingga senyum palsu mampu tertanggal kan sebelum usai.
Hingga lelap mu kelak menjadi lelap abadi dalam kesejatian cintaNYA.

0 komentar: