ketika sang kreasi hidup tancapkan takdir dalm gelayut rahim.
petikan mimpi yang tak tersadar dalam balut embrio
tempat ternyaman dalam hangat dunia

saat dosa belum bergandeng ego
menjadikan semua setulus tali pusar dalam tugas pastiNYA.

sembilan bulan menjadi tempat ternyaman
terindah dalam balutan ingin akan bahagia
yang meretas dalam tangis yang hadir dalam senyuman sambutan harum fana.

lupa akan rasa namun tercatat pasti dalam hembusanNYA.
semoga akan terabadikan dalam yang tak abadi.

secemerlang rasi dalam tiap sudut
dalam sinar mentari yang saling bersambut.

0 komentar: