Saat setiap tools menjadi sahabat lisan.
Ketika setiap lembar putih menjadi kekasih aksara.
Dan setiap inci layar menjadi candu setiap paragraf.

Disini kita bertemu wahai kata sang rutinitas lisan dalam bait.

Disini kita dipertemukan bait demi bait, jahitan akan prosa keindahan Rabb pemilik jiwa.
Rabb yang maha baik.
Dan
diri pun melebur.

0 komentar: